Type something and hit enter

On
Sebelumnya, selamat kami ucapkan kepada seluruh pembaca website ini yang telah berhasil lolos tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan berhak mengikuti tahap seleksi CPNS selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang.

Kami berharap, teman-teman tidak cepat berpuas diri dan tetap semangat berlatih soal-soal untuk menghadapi tes SKB yang kemungkinan besar juga akan dilakukan melalui sistem komputer CAT. Meski, kemungkinan besar juga ada instansi atau lembaga (baik pusat dan pemerintah daerah) yang melaksanakan SKB melalui seleksi Wawancara.

Baca juga:



Karena sesuai peraturan Menteri PANRB, Seleksi Kompetensi Bidang memiliki bobot 60% untuk menentukan kelulusan teman-teman sebagai PNS, sedangkan SKD hanya memiliki bobot 40%.
Sehingga, seharusnya teman-teman harus lebih semangat lagi dalam mempersiapkan diri menghadapi SKB mendatang.

Untuk membantu teman-teman memaksimalkan persiapan tersebut, berikut ini kami berikan 100 Contoh Soal SKB CPNS 2018 Bagi Tenaga Pendidik (Guru) beserta jawaban dan penjelasannya.

1. Belajar menurut Bell-Gredler adalah proses manusia untuk memperoleh kemampuan, keterampilan, dan sikap yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Proses belajar ini berlangsung ...
  • A. Dari bayi sampai tua
  • B. Dari anak-anak usia 4 tahun sampai 50 tahun
  • C. pada saat seseorang sedang bersekolah
  • D. pada waktu siswa sudah siap menerima pembelajaran
  • E. pada waktu seseorang sedang belajar
Jawaban:
A. dari bayi sampai tua.
Penjelasan:
Karena menurut Bell-Gredler, manusia mengalami proses belajar sepanjang hayat.





2. Seorang anak yang terbiasa disuapi oleh ibunya, pada waktu ibunya meninggal dunia anak ini tidak mau makan. Kondisi ini disebut extinction atau penghilangan yang dikenal dalam teori ...
  • A. Operant conditioning dari Skinner.
  • B. Clasical conditioning dari Pavlov.
  • C. Behaviorism dari Watson.
  • D. Mother Behaviorism dari Watson.
  • E. Connectionism dari Thorndike.
Jawaban:
B. Clasical conditioning dari Pavlov.
Penjelasan:
Karena dalam teori clasical conditioning ada 3 parameter yang salah satunya adalah extinction atau penghilangan, yang artinya apabila penguatan dihentikan maka respons akan menurun atau menghilang.
Secara garis besar, Anda perlu memahami bahwah:
- dalam teori belajar connectionism tidak dikenal istilah extintion atau penghilangan.
- dalam teori belajar behaviorism tidak ada proses penghilangan dalam pembelajaran.
- dalam teori belajar operant conditioning tidak dikenal istilah extintion.



3. Pada dasarnya, teori belajar behavioristik sangat menekankan pada ...
  • A. Kepandaian siswa.
  • B. Hasil belajar siswa.
  • C. Proses belajar siswa.
  • D. Perkembangan siswa.
  • E. Perilaku mengajar guru.
Jawaban:
D. Perkembangan siswa.
Penjelasan:
Karena dalam teori belajar behavioristik yang ditekankan adalah perubahan perilaku.
Anda perlu memahami bahwah:
- dalam teori belajar behavioristik yang ditekankan bukan proses belajarnya.
- dalam teori belajar behavioristik bukan hasil belajarnya yang ditekankan.
- dalam teori belajar behavioristik bukan kepandaian siswanya yang ditekankan.



4. Proses lupa pada diri seseorang menurut Guthrie terjadi secara ...
  • A. Terkendali.
  • B. Tiba-tiba.
  • C. Tidak terkendali.
  • D. Bertahap.
  • E. Tidak disadari.
Jawaban:
D. Bertahap.
Penjelasan:
Karena proses lupa dalam diri seseorang mengalami beberapa tahapan.(Guthrie)



5. Suatu teori belajar dikembangkan untuk membangun prinsip-prinsip belajar secara ilmiah. Ini merupakan tujuan dari teori belajar ...
  • A. Insight.
  • B. Kognitif.
  • C. Conditioning.
  • D. Connectionisme.
  • E. Behaviourism.
Jawaban:
B. Kognitif.
Penjelasan:
Karena dengan membangun prinsip-prinsip belajarnya secara ilmiah, maka akan dihasilkan suatu prosedur yang dapat diterapkan dalam kelas untuk mendapatkan hasil yang produktif.





6. Teori belajar kognitif mempunyai perbedaan yang mendasar dengan teori belajar conditioning S-R. Teori belajar kognitif menggunakan pendekatan masa kini, artinya ...
  • A. Mempelajari perilaku manusia masa kini untuk dibandingkan dengan perilaku manusia masa lalu.
  • B. Mempelajari perilaku manusia masa kini untuk keadaan manusia saat ini.
  • C. Mempelajari perilaku manusia di masa lalu digunakan untuk memprediksi masa depan.
  • D. Mempelajari perilaku manusia masa lalu untuk mengetahui perilaku manusia masa lampau.
  • E. Semua jawaban benar.
Jawaban:
B. Mempelajari perilaku manusia masa kini untuk keadaan manusia saat ini.
Penjelasan:
Karena pendekatan masa kini merupakan salah satu pendekatan dalam teori belajar kognitif.



7. Penerapan teori belajar Bruner dalam pembelajaran, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini, kecuali ...
  • A. Membantu siswa agar dapat melihat adanya hubungan konsep yang satu dengan yang lain.
  • B. Memberikan pertanyaan yang memungkinkan siswa untuk mencari jawabannya.
  • C. Mendiskusikan tentang suatu masalah dengan siswa.
  • D. Mendorong siswa untuk menyampaikan pendapatnya.
  • E. Semua jawaban benar.
Jawaban:
C. Mendiskusikan tentang suatu masalah dengan siswa.
Penjelasan:
Dalam teori belajar Bruner, mendiskusikan tentang suatu masalah dengan siswa bukan satu hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran.



8. Dalam proses pembelajaran, informasi yang diterima oleh siswa kadang tidak ada hubungannya dengan pengetahuan atau konsep yang dimilikinya. Cara belajar seperti itu disebut dengan ...
  • A. Belajar menghapal.
  • B. Belajar bermakna.
  • C. Belajar sendiri.
  • D. Belajar verbal.
  • E. Pilihan B dan D benar.
Jawaban:
A. Belajar menghapal.
Penjelasan:
Karena dalam belajar menghapal, informasi baru dapat diterima atau dipelajari siswa tanpa menghubungkannya dengan konsep atau pengetahuan yang sudah ada.



9. Dari pernyataan di bawah ini, pernyataan manakah yang menunjukkan satu dari sembilan tahap pengolahan (proses) kognitif atau disebut dengan "fase-fase belajar" ? ...
  • A. Sebelum proses pembelajaran berlangsung, diperdengarkan rekaman satu drama sosial kepada siswa.
  • B. Pada waktu mengajar, Pak Wardi mengharuskan siswanya mengajukan satu pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang dibahas.
  • C. Pak Anto mengutamakan kualitas, penetapan, dan kegunaan belajar dalam proses pembelajaran.
  • D. Bu Siska mengharapkan adanya perubahan tingkah laku yang berlainan dari siswanya setelah proses pembelajaran berakhir.
  • E. Pak Dodo meminta siswa mengumpulkan tugas rumah yang diberikan sebelumnya.
Jawaban:
A. Sebelum proses pembelajaran berlangsung, diperdengarkan rekaman satu drama sosial kepada siswa.
Penjelasan:
Karena langkah ini adalah salah satu langkah untuk menarik perhatian siswa pada awal kegiatan pembelajaran.



10. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan intelektual adalah ekuilibrium.
Yang dimaksud dengan ekuilibrium adalah ? ...
  • A. Lingkungan fisik.
  • B. Proses kematangan pribadai.
  • C. Proses pengaturan diri
  • D. Proses pengendalian diri.
  • E. Pengaruh sosial.
Jawaban:
C. Proses pengaturan diri.
Penjelasan:
Karena manusia membutuhkan pengaturan diri agar dapat bertumbuh, berkembang, dan berubah sementara untuk menjadi lebih seimbang.





11. Dalam menerapkan teori belajar sosial, yang dapat dijadikan model untuk ditiru adalah sebagai berikut, kecuali ...
  • A. Guru pengajar di kelas.
  • B. Teman satu kelas.
  • C. Pahlawan nasional
  • D. Alumni sekolah.
  • E. Jawaban A, B, dan C benar.
Jawaban:
D. Alumni Sekolah.
Penjelasan:
Karena alumni statusnya tidak sama, bukan komunitas, dan tidak sebagai simbol.



12. Untuk mendukung agar ketiga elemen pengaturan diri (pemantauan diri, evaluasi diri, dan reaksi diri) mempunyai dampak positif dan maksimal pada kemampuan pengaturan diri siswa, maka ada prosedur yang harus dilalui yaitu sebagai berikut, kecuali ...
  • A. Penentuan tujuan.
  • B. Tanggung jawab.
  • C. Pemberian insentif
  • D. Penilaian atau evaluasi.
  • E. Semua jawaban salah.
Jawaban:
D. Penilaian atau evaluasi.
Penjelasan:
Karena penilaian atau evaluasi merupakan komponen atau elemen dari pengaturan diri.



13. Yang dimaksud dengan multipel intelegensi atau kecerdasan majemuk adalah berbagai kemampuan yang dimiliki oleh siswa untuk ...
  • A. Mengerjakan tugas.
  • B. Mengembangkan diri.
  • C. Memecahkan masalah.
  • D. Menjawab pertanyaan.
  • E. Memiliki banyak pertanyaan.
Jawaban:
C. Memecahkan masalah.
Penjelasan:
Karena dengan sejumlah kemampuannya itu maka anak dapat memecahkan masalahnya sesuai dengan konteksnya.



14. Yang tidak termasuk dalam karakteristik kecerdasan interpersonal, adalah ...
  • A. Mampu bermain dalam kelompok.
  • B. Mampu menjadi pemimpin.
  • C. Mudah berkonsentrasi.
  • D. Peka terhadap teman.
  • E. Peka terhadap guru.
Jawaban:
C. Mudah berkonsentrasi.
Penjelasan:
Karena mudah berkonsentrasi tidak termasuk dalam karakteristik kecerdasan interpersonal.



15. Pendidikan merupakan suatu upaya untuk membantu manusia agar mampu hidup sesuai dengan martabat kemanusiaannya. Hal ini karena pendidikan bersifat ...
  • A. Humanisasi.
  • B. Individualitas.
  • C. Potensialitas.
  • D. Sosialitas.
  • E. Materealitas.
Jawaban:
A. Humanisasi.
Penjelasan:
Sebab tujuan dari humanisasi adalah upaya memanusiakan manusia.





16. Pada dasarnya upaya pembaharuan pendidikan tertuju pada peningkatan mutu proses dan produk sistem pendidikan nasional. Proses dan produk tersebut terutama tertuju/tersangkut dalam bidang ...
  • A. Peningkatan pemerataan kesempatan belajar.
  • B. Pembebasan biaya pendidikan pada pendidikan dasar.
  • C. Cara mengatasi kendala terhadap pelaksanaan inovasi pendidikan.
  • D. Pendemokrasian pendidikan di Indonesia.
  • E. Sekolah gratis.
Jawaban:
A. Peningkatan pemerataan kesempatan belajar.
Penjelasan:
Sebab dasar dari upaya pembaharuan pendidikan tertuju pada peningkatan pemerataan kesempatan belajar.



17. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kemampuan afektif siswa, digunakan ...
  • A. Tes obyektif.
  • B. Tes berupa angket.
  • C. Tes kemampuan gerak.
  • D. Tes kemampuan fungsional otot tubuh.
  • E. Tes berlari.
Jawaban:
B. Tes berupa angket.
Penjelasan:
Karena angket dapat digunakan untuk mengukur skala sikap seseorang.



18. Langkah pertama dalam mencari nilai rata-rata siswa yang tidak dikelompokan yaitu ...
  • A. Menjumlahkan skor-skor yang diperoleh siswa.
  • B. Menentukan besarnya jumlah orang dalam kelas.
  • C. Mencari nilai rata-rata dengan pendekatan rumus.
  • D. Menentukan rentang skor terbesar dikurangi skor terkecil.
  • E. Membagi skor-skor yang ada.
Jawaban:
A. Menjumlahkan skor-skor yang diperoleh siswa.
Penjelasan:
Karena untuk menentukan rata-rata nilai siswa, maka jumlah skor-skor merupakan pembilang yang harus dibagi dengan jumlah seluruh siswa.



19. Pada waktu proses pembelajaran, seorang guru sering melontarkan pertanyaan kepada siswanya. Hal ini dilakukan oleh guru sesuai dengan pola dasar pembelajaran yang dikemukakan oleh Jean Piaget, yaitu ...
  • A. Conditions of learning.
  • B. Information processing.
  • C. Cognitive development.
  • D. Social learning.
  • E. Learning by doing.
Jawaban:
C. Cognitive development.
Penjelasan:
Karena salah satu implikasi dari penerapan teori belajar cognitive development adalah dengan melontarkan pertanyaan kepada siswa.
Berikut ini, 3 poin utama yang harus anda pahami terkait hal tersebut:
- Pola dasar pembelajaran pada teori belajar conditions of learning tidak dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa.
- Pola dasar pembelajaran pada teori belajar information processing adalah dengan mengaitkan proses belajar yang baru ke dalam struktur kognitif.
- Pola dasar pembelajaran pada teori belajar social learning adalah dengan pemberian model, penguatan, dan pelatihan ulang.



20. Ada tahap-tahap yang harus dilalui guru pada waktu mengembangkan strategi pembelajaran. Salah satunya adalah guru menetapkan atau merumuskan tujuan untuk mengukur keberhasilan dari proses pembelajaran tersebut. Apa yang dilakukan oleh guru tersebut ada pada tahap pengembangan ...
  • A. Karakteristik siswa.
  • B. Kurikulum.
  • C. Kerangka pembelajaran.
  • D. Sistem.
  • E. Evaluasi.
Jawaban:
B. Kurikulum.
Penjelasan:
Karena pada waktu mengembangkan strategi pembelajaran guru sudah harus tahu tujuan apa yang akan dicapai. Ingat bahwa:
- Pada tahap ini guru tidak harus menetapkan kerangka pembelajaran.
- Untuk menyusun strategi pembelajaran tidak perlu sistem.
- Evaluasi tidak diperlukan dalam menyusun strategi pembelajaran.



21. Agar siswa bereaksi terhadap materi yang kita berikan, maka gambar yang digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses belajar S – R haruslah ...
  • A. Berwarna gelap.
  • B. Sangat indah.
  • C. Berwarna-warni.
  • D. Seminimal mungkin.
  • E. Semaksimal mungkin.
Jawaban:
E. Semaksimal mungkin.
Penjelasan:
Karena dengan menggunakan media pembelajaran yang maksimal diharapkan siswa menjadi lebih memahami materi pembelajaran. Dan agar lebih jelas, anda harus memahami bahwa:
- Dalam media pembelajaran sebaiknya tidak menggunakan warna gelap.
- Penggunaan media dalam pembelajaran sebaiknya diperbanyak agar siswa lebih memahami materi pembelajaran..
- Penggunaan media yang berwarna-warni akan membuat siswa menjadi bingung.



22. Pada waktu mengajar, guru memberikan hadiah atau pujian kepada siswa yang berhasil menjawab atau menyelesaikan satu soal. Dalam hal ini guru menerapkan teori belajar ...
  • A. Operant conditioning.
  • B. Clasical conditioning.
  • C. Connectionism.
  • D. Behaviorism.
  • E. Controllism.
Jawaban:
C. Connectionism.
Penjelasan:
Karena dengan adanya pemberian hadiah atau pujian motivasi siswa untuk belajar akan lebih kuat.
Agar Anda tidak bingung, berikut kami beri sedikit penjelasan terkait pilihan jawaban yang lain:
- Dalam teori belajar clasical conditioning bukan penguatan melalui pemberian hadiah atau pujian yang memotivasi siswa dalam belajar.
- Dalam teori belajar behaviorism perubahan mental yang terjadi pada diri siswa tidak diketahui dengan jelas penyebabnya.
- Teori belajar operant conditioning tidak mengenal adanya penguatan.





23. Di bawah ini adalah contoh dari adanya dampak dari keyakinan akan kemampuan diri seorang siswa, yaitu ...
  • A. Ratna dapat menyelesaikan tugasnya dengan bantuan orang tua.
  • B. Hesti merasakan sakit perut karena akan mengikuti tes.
  • C. Yanto merasa pusing setelah mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
  • D. Adi menangis setelah berantem dengan Agus untuk berebut mengerjakan tugas.
  • E. Jodi pergi memberi sayur ke pasar bersama ibunya.
Jawaban:
B. Hesti merasakan sakit perut karena akan mengikuti tes.
Penjelasan:
Karena Hesti menunjukkan ketidakyakinan akan dirinya dalam menghadapi tes.




24. Kegiatan berikut adalah salah satu cara untuk mengaktifkan indra anak didik kita agar dapat berkembang secara maksimal, yaitu ...
  • A. Siswa ke kantin sekolah setiap jam istirahat.
  • B. Siswa berolah raga di lapangan.
  • C. Guru memberi hadiah kepada siswa berprestasi.
  • D. Siswa diajak berkarya wisata.
  • E. Siswa belajar di ruang laboratorium bahasa.
Jawaban:
E. Siswa belajar di ruang laboratorium bahasa.
Penjelasan:
Karena kegiatan ini dapat melatih cara mendengar yang efektif kepada siswa.




25. Pernyataan berikut adalah contoh kegiatan bagaimana cara melatih intelegensi secara berimbang ...
  • A. Mengajak siswa untuk berdiskusi tentang pelajaran tertentu.
  • B. Siswa diberi tugas untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • C. Melakukan studi dokumentasi tentang data-data siswa.
  • D. Mengobservasi perilaku guru dan siswa.
  • E. Pihan A dan C benar
Jawaban:
C. Melakukan studi dokumentasi tentang data-data siswa.
Penjelasan:
Karena kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengetahui intelegensi primer siswa.




26. Cara melatih silang intelegensi anak dapat dilihat dari kegiatan berikut ini, kecuali ...
  • A. Ali mendapat tugas untuk membuat maket rumah Minangkabau.
  • B. Siswa diberi tugas untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • C. Guru dan siswa melaksanakan kegiatan di lapangan yang ada di sekolah.
  • D. Siswa diberi tugas untuk mendata tanaman yang ada di sekitar rumahnya.
  • E. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bernyanyi di depan kelas.
Jawaban:
C. Guru dan siswa melaksanakan kegiatan di lapangan yang ada di sekolah.
Penjelasan:
Karena kegiatan ini bukan merupakan cara untuk melatih silang intelegensi yang berbeda.




27. Dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis multipel intelegensi, ada langkah-langkah yang dapat digunakan, antara lain ...
  • A. Memberdayakan semua intelegensi yang dimiliki oleh siswa.
  • B. Membuat kebijakan baru mengenai strategi pembelajaran.
  • C. Mengkaji kembali apa yang telah dipelajari oleh siswa.
  • D. Menyediakan fasilitas yang lengkap untuk semua jenis kecerdasan.
  • E. Menerapkan kurikulum berbasis elekstronik.
Jawaban:
A. Memberdayakan semua intelegensi yang dimiliki oleh siswa.
Penjelasan:
Karena memang untuk menerapkan strategi pembelajaran berbasis multipel integensi, maka guru harus dapat memberdayakan semua intelegensi yang dimiliki siswa.




28. Belajar dalam perspektif konstruktivisme lebih menekankan kepada ...
  • A. Proses.
  • B. Kurikulum.
  • C. Pembelajaran.
  • D. Nilai.
  • E. Hasil.
Jawaban:
A. Proses.
Penjelasan:
Karena dalam proses belajar akan melibatkan cara dan strategi dalam belajar.



29. Dalam proses mengkonstruksi pengetahuannya, siswa mengembangkan gagasan atau konsep baru berdasarkan analisis dan pemikiran ulang terhadap pengetahuan yang diperoleh pada ...
  • A. Masa lalu dan masa depan.
  • B. Masa sekarang dan masa lalu.
  • C. Masa siswa belajar.
  • D. Saat siswa sedang melakukan kegiatan.
  • E. Saat diskusi kelompok didalam kelas.
Jawaban:
B. Masa sekarang dan masa lalu.
Penjelasan:
Karena dalam mengkonstruksi pengetahuan siswa, diperlukan analisis gagasan pada masa sekarang dan masa lalu.



30. Perspektif kognitivisme berpendapat bahwa perilaku siswa ditentukan oleh persepsi siswa itu sendiri yang dipengaruhi oleh ...
  • A. Pengalaman.
  • B. Lingkungannya.
  • C. Berbagai penguatan.
  • D. Cara belajarnya.
  • E. Cara asuh orang tuanya.
Jawaban:
A. Pengalaman.
Penjelasan:
Karena perilaku siswa bukan merupakan fungsi 'sesuatu' sebagai ganjaran, tetapi lebih ditentukan oleh persepsi siswa yang dipengaruhi pengalaman dan apa yang dianggap berharga.




31. Pada dasarnya strategi pembelajaran di sekolah dapat menggunakan teori behavioristik untuk mengajarkan siswa memproses informasi sebagai berikut, kecuali ...
  • A. Membuat asosiasi.
  • B. Membedakan.
  • C. Membuat skema.
  • D. Mengingat.
  • E. Semua jawaban benar.
Jawaban:
C. Membuat skema.
Penjelasan:
Karena tujuan penggunaan teori behavioristik dalam strategi pembelajaran adalah bukan membuat skema.




32. Pada waktu Pak Totok mengajarkan bidang studi IPS, dia menerapkan ‘pembelajaran melalui menemukan’. Berkaitan dengan hal tersebut langkah-langkah yang harus ditempuh Pak Totok diantaranya adalah ...
  • A. Membagi siswa dalam beberapa kelompok.
  • B. Memberikan kasus untuk dianalisa secara bersama-sama.
  • C. Menghubungkan hasil pengamatan dengan analisis.
  • D. Memberitahu tentang konsep dasar yang relevan dengan materi.
  • E. Menyusun prosedur yang tepat untuk mengerjakan tugas.
Jawaban:
D. Memberitahu tentang konsep dasar yang relevan dengan materi.
Penjelasan:
Karena dalam 'pembelajaran melalui menemukan' intinya adalah adanya kerja kelompok, penugasan, dan berbagi informasi.




33. Dalam proses pembelajaran, siswa diberi kesempatan untuk mengerjakan tugas bersama dengan teman-temannya. Hal ini dilakukan agar siswa dapat ...
  • A. Mengobrol bersama.
  • B. Bertukar informasi.
  • C. Saling beradu pendapat.
  • D. Saling percaya.
  • E. Saling memahami.
Jawaban:
B. Bertukar informasi.
Penjelasan:
Karena dengan mengerjakan tugas bersama, siswa dapat berbagi informasi dan saling mengoreksi, bahkan berperan sebagai tutor sebaya untuk temannya.




34. Dalam proses pembelajaran, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif maka guru perlu mempunyai sikap sebagai berikut, kecuali ...
  • A. Mendorong siswa untuk membuat keputusan sendiri.
  • B. Memberi perbaikan dan pengayaan sebagaimana diperlukan.
  • C. Mengusahakan suasana belajar yang menyenangkan.
  • D. Memasukkan unsur yang tidak diperkirakan sebelumnya.
  • E. Tidak ada jawaban yang benar.
Jawaban:
B. Memberi perbaikan dan pengayaan sebagaimana diperlukan.
Penjelasan:
Karena dengan memberi perbaikan dan pengayaan sebagaimana diperlukan, maka proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan efektif




35. Dalam pembelajaran konstruktivisme lebih menekankan pada pengembangan strategi berpikir siswa. Untuk itu evaluasi yang paling tepat digunakan adalah evaluasi yang mengukur hal-hal berikut, kecuali...
  • A. Pengetahuan saja.
  • B. Pengetahuan dan kinerja.
  • C. Sikap dan kinerja.
  • D. Sikap, pengetahuan, dan kinerja.
  • E. Sikap dan Pengetahuan.
Jawaban:
A. Pengetahuan saja.
Penjelasan:
Karena bukan aspek pengetahuan saja yang perlu dievaluasi, melainkan juga kinerja dan sikap.





36. Kita lebih memilih istilah pembelajaran, karena...
  • A. Ada kegiatan guru dan siswa.
  • B. Ada tatap muka antara guru dengan siswa di dalam kelas.
  • C. Ada kegiatan yang berpengaruh langsung terhadap proses belajar siswa.
  • D. Adanya ruang kelas yang nyaman.
  • E. Jawaban A dan C benar.
Jawaban:
E. Jawaban A dan C benar.
Penjelasan:
Karena proses pembelajaran memperlihatkan adanya kegiatan guru dan siswa yang mempengaruhi proses belajar siswa.




37. Pembelajaran yang berorientasi pada proses belajar rangkaian, seharusnya memberikan kesempatan pada siswa untuk ...
  • A. Melaksanakan satu urutan kegiatan tanpa terputus.
  • B. Mengulang urutan kegiatan dengan tepat.
  • C. Mengganti kegiatan dengan kegiatan yang lain.
  • D. Jawaban A dan B benar.
  • E. Jawaban A dan C benar.
Jawaban:
D. Jawaban A dan B benar.
Penjelasan:
Karena dengan mengurutkan kegiatan dan mengulang kegiatan tanpa terputus dan tepat, akan membuat siswa mudah mengingatnya.



38. Untuk menerapkan konsep “observable behavior”, maka dalam merencanakan suatu pembelajaran guru hendaknya menyusun ...
  • A. Tujuan pembelajaran.
  • B. Tujuan Pembelajaran Umum.
  • C. Tujuan Pembelajaran Khusus.
  • D. Jawaban A dan B benar.
  • E. Jawaban B dan C benar.
Jawaban:
E. Jawaban B dan C benar.
Penjelasan:
Karena dengan Tujuan Pembelajaran Umum dan Tujuan Pembelajaran Khusus akan dapat diamati perubahan tingkah laku siswa setelah proses pembelajaran.



39. Pernyataan di bawah ini merupakan contoh dari tujuan instruksional khusus yang harus ditetapkan oleh guru pada waktu memberikan materi tentang kalimat inti adalah ...
  • A. Siswa dapat melengkapi kata predikat pada satu kalimat.
  • B. Siswa dapat menyebutkan subyek pada kalimat.
  • C. Siswa dapat menyusun satu kalimat inti.
  • D. Jawaban A dan B benar.
  • E. Jawaban A, B dan C benar.
Jawaban:
E. Jawaban A, B dan C benar.
Penjelasan:
Karena pada ketiga pernyataan itu dapat dilihat perubahan tingkah laku yang menjadi tujuan pembelajaran.



40. Yang sebaiknya dilakukan oleh guru dalam menghadapi persepsi diri siswa terhadap kemampuan kognitifnya, adalah ...
  • A. Merancang program pembelajaran sesuai dengan keterampilan siswa.
  • B. Membuat kegiatan yang menjadikan siswanya bersaing.
  • C. Menghindari membuat evaluasi untuk membandingkan siswa yang satu terhadap yang lain.
  • D. Jawaban A dan C benar.
  • E. Jawaban B dan C benar.
Jawaban:
D. Jawaban A dan C benar.
Penjelasan:
Karena kedua jawaban itu menunjukkan adanya kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif siswa.



41. Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal biasanya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut ...
  • A. Mudah memahami orang lain.
  • B. Biasa melakukan refleksi terhadap diri sendiri.
  • C. Dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.
  • D. Jawaban A dan C benar.
  • E. Jawaban A, B dan C benar.
Jawaban:
D. Jawaban A dan C benar.
Penjelasan:
Karena kedua jawaban itu menunjukkan adanya kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.





42. Menurut Piaget dalam teori konstruktivisme, seorang siswa akan melalui proses adaptasi ketika belajar dengan cara ...
  • A. Siswa terlibat dalam interaksi sosial yang akan berkontribusi dan membangun bersama makna suatu pengetahuan.
  • B. Mengaitkan pengetahuan baru dengan struktur kognitif yang telah dimiliki.
  • C. Mengakomodasi pengetahuan baru dengan sedikit mengubah struktur kognitif yang telah dimliki.
  • D. Jawaban A dan B benar.
  • E. Jawaban B dan C benar.
Jawaban:
E. Jawaban B dan C benar.
Penjelasan:
Karena proses adaptasi yang dialami siswa dapat terjadi dengan cara menerapkan kedua kegiatan tersebut dalam pembelajaran.



43. Cara penerapan disiplin yang diterapkan Carter, yaitu bila siswa melakukan pelanggaran pertama maka dihukum dengan ...
  • A. Di beri hukuman dalam bentuk Scorsing.
  • B. Orang tuanya dipanggil.
  • C. Dipanggil menghadap kepala sekolah.
  • D. Siswanya diperingati.
  • E. Siswa dikucilkan selama 10 menit.
Jawaban:
D. Siswanya diperingati.
Penjelasan:
Karena cara ini merupakan pelanggaran yang paling ringan dan dilakukan yang pertama.



44. Pada saat di kelas, anak suka bercakap dengan temannya ketika guru mengajar. Peristiwa tersebut termasuk tahap perkembangan afektif menurut Masser, pada tingkat ...
  • A. Tak bertanggung jawab.
  • B. Pengendalian diri.
  • C. Tanggungjawab pribadi.
  • D. Keterlibatan.
  • E. Disiplin.
Jawaban:
A. Tak bertanggung jawab.
Penjelasan:
Karena anak tidak akan bisa dan bertanggungjawab atas perbuatannya.



45. Guru mengawasi aktivitas belajar semua siswa dalam pembelajaran penjas, termasuk strategi pembinaan yang dinamakan ...
  • A. Pengamatan menyeluruh.
  • B. Pengamatan sebagaian.
  • C. Terabaikan yang bersifat selektif.
  • D. Keterlibatan langsung.
  • E. Strategi penanganan dari dekat.
Jawaban:
A. Pengamatan menyeluruh.
Penjelasan:
Karena pengamatan dan pengawasan tertuju pada siswa secara langsung dan menyeluruh.



46. Dalam teknik pemecahan masalah verbal, seorang guru bertanya, “apakah ada jawaban lain yang lebih tepat?” Teknik tersebut termasuk ...
  • A. Mengemukakan jawaban masalah.
  • B. Reaksi terhadap jawaban yang salah.
  • C. Latihan pengulangan.
  • D. Diskusi pemecahan masalah.
  • E. Membuat siswa ragu.
Jawaban:
B. Reaksi terhadap jawaban yang salah.
Penjelasan:
Karena dalam prakteknya, guru harus menunjukan sikap positif, tidak langsung memvonis bahwa siswa "salah".





47. Dikala seorang siswa mengatakan”Saya tidak bisa Pak”. Yang paling tepat tindakan guru agar anak mau melakukan latihannya, yaitu dengan cara ...
  • A. Membandingkan dengan temannya.
  • B. Menyindir siswa secara terang-terangan.
  • C. Memberi hukuman dengan tugas gerak yang lebih berat.
  • D. Memarahi dengan kata cemoohan.
  • E. Menyuruhnya untuk berhenti latihan.
Jawaban:
A. Membandingkan dengan temannya.
Penjelasan:
Karena dalam prakteknya, dengan cara ini siswa tersebut akan termotivasi, tidak mau kalah oleh temannya.



48. Guru diharus memiliki kemampuan berfikir yang tidak kaku dan mudah disesuaikan dengan tuntutan situasi yang dihadapi, berarti sikap guru harus memiliki ...
  • A. Pribadi yang humoris.
  • B. Keluwesan kogenitif.
  • C. Keterbukaan psikologis.
  • D. Keajegan spiritual.
  • E. Pribadi sebagi pemimpin.
Jawaban:
B. Keluwesan kogenitif.
Penjelasan:
Karena bila seorang guru memiliki keluwesan kognitif, maka dalam menghadapi situasi baru ia akan berfikir kritis dan kreatif.



49. Salah satu bentuk kompetensi kogentif guru diantaranya ...
  • A. Menjelaskan konsep faktual.
  • B. Memberikan contoh perilaku.
  • C. Memberikan contoh gerak dasar.
  • D. Memiliki rasa kasih sayang.
  • E. Pribadi yang humoris.
Jawaban:
A. Menjelaskan konsep faktual.
Penjelasan:
Karena hal tersebut berhubungan dengan pengetahuan seorang guru.



50. Dengan diberikan berbagi bentuk permainan kubus, segitiga, dan silinder, anak bisa memilih dan mencocokkan gambar-gambar yang ada di dalam sebuah program komputer. Kegiatan seperti ini dapat diartikan sebagai aktivitas bermain yang melibatkan ...
  • A. Seluruh tubuh dan pikiran.
  • B. Belajar adalah proses penciptaan.
  • C. Belajar adalah proses yang terjadi secara simultan.
  • D. Proses belajar akan terjadi bila seseorang melakukan sebuah aktivitas.
  • E. Belajar kreatif.
Jawaban:
A. Seluruh tubuh dan pikiran.
Penjelasan:
Karena aktivitas yang melibatkan kegiatan fisik dan mental, yaitu belajar sambil melakukan sesuatu.
- Belajar adalah proses penciptaan pengetahuan dalam diri individu..
- Belajar adalah proses yang terjadi secara simultan, salah karena, informasi dan pengetahuan yang diperoleh terjadi secara holistik..
- Proses belajar akan terjadi bila seseorang melakukan sebuah aktivitas, salah karena, hasil belajarnya hanya sebuah aktivitas bermain dan belajar..




Click to comment