Type something and hit enter

On
Jakarta - Kabar baik bagi seluruh honorer yang selama ini telah mengabdikan diri sebagai abdi negara dengan tulus dan ikhlas. Meski dengan gaji yang umumnya lebih rendah dari UMR, tapi honorer bekerja hampir disemua instansi pemerintah, baik pusat, vertikal, maupun daerah.


Sebagaimana yang berhasil kami lansir dari media nasional liputan6.com, Syafruddin selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan akan mengangkat tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik itu sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).


Setelah tahun lalu melaksanakan rekrutmen CPNS, Ppda tahun ini pemerintah telah selesai melaksanakan seleksi PPPK Tahap I, dan kemudian dilanjutkan dengan seleksi PPPK Tahap II yang akan segera dilaksanakan. Bila diterima, honorer akan mendapat kontrak kerja selama 5 tahun dan bisa diperpanjang. Selain itu, mereka juga akan mendapat besaran penghasilan yang sama seperti PNS pada umumnya.
"Jangka waktu PPPK untuk mengabdi bukan hanya 5 tahun, itu bisa diperpanjang sesuai dengan keputusan menteri," jelas Syafruddin saat ditemuai di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (18/4/2019).
Menteri PANRB juga menekankan, bahwa tenaga honorer yang belum beruntung lolos pada kedua tes tersebut nantinya tetap akan diangkat menjadi abdi negara. Alasannya adalah karena pemerintah memang berencana ingin menghapus jabatan honorer pada tiap instansi pemerintahan.


Kementerian PANRB Akan Selesaikan Honorer
"Kita harus selesaikan honorer. Honorer adalah orang yang sudah banyak mengabdi begitu lama. Oleh karena itu harus ada penyelesaian status, apakah dia akan jadi PNS atau PPPK," ungkapnya.
Kepastian itu disebutnya akan dirampungkan dalam waktu dekat ini, setelah mendiskusikannya bersama Komisi II DPR RI.

"Itu nanti akan dibicarakan dalam rapat kerja secara menyeluruh di DPR sebentar lagi karena hiruk pikuk politik baru selesai. Mungkin bulan depan, itu akan dituntaskan di sana oleh seluruh kementerian/lembaga. Tunggu saja," imbuhnya. "Honorer, saya selalu menyatakan, tidak boleh dinafikan. Kalau tidak (diangkat jadi) PNS, ya PPPK," dia menandaskan.


Langkah Pemerintah ini tentu sangat tepat mengingat beban kerja dan gaji yang diterima oleh honorer selama ini tidak seimbang. Selain itu, pengabdian yang telah dilakukan bertahun-tahun juga perlu menjadi pertimbangan Pemerintah Pusat.

Sumber berita: Liputan6.com
Baca berita asli: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3944756/menteri-panrb-honorer-bisa-ikut-seleksi-pppk-tahap-ii
 
FORUM ASN CPNS INDONESIA
Public group · 35 members
Gabung Group
Sarana berbagi Tips, Trik, dan Latihan Soal CPNS atau CASN, serta sarana berbagi seputar informasi ASN atau PNS seluruh Indonesia
 

Click to comment